Archive for the ‘On occasion’ Category

Sahabat lama masa-masa labil

Ketika saya iseng membongkar-bongkar laci lemari di rumah, saya menemukan beberapa sisa kelabilan masa remaja (Ya, tentu saja saya pernah labil. Saya malah mungkin remaja paling labil pada masa itu ) Diantaranya: foto-foto, surat-surat, dan beberapa diary.
Pada akhirnya saya memutuskan untuk membaca ulang diary-diary itu, mengembalikan diri saya ke masa lalu. Beberapa dari kejadian [...]

Continue reading »

Untukmu, yang kutahu merindu

Orang boleh bilang kita cengeng.
Tapi kita yang tau,
Siapa kita sebenarnya.
Coba mereka rasakan jatuh ke jurang cinta kita!
Kupikir tak sampai lima menit mereka ‘kan bunuh diri.
Ya, teman.
Aku mendukungmu.
Lanjutkan saja apa yang kau pikir perlu.
Setetes lagi pun tak mengapa, kan?
Toh tak ada bedanya.
Sudah terlalu banyak kita menyeka.
Dan jika nanti kau perlukan bahu,
Aku akan ada disini.
Selalu.
Karena (lagi-lagi) hanya [...]

Continue reading »

WHY SO SERIOUS?

WARNING: TULISAN DIBAWAH INI HANYA BERASAL DARI SATU SUDUT PANDANG SAJA. DAPATKAN SUDUT PANDANG DARI KEDUA BELAH PIHAK DAN ANDA BISA MELIHAT DUNIA DENGAN LEBIH JELAS
“…ternyata dia bukan Matahari. Dia cuma Pelangi yang hadir dengan segala keindahannya, tapi hanya sebentar.”
- Mengejar Matahari

Akhirnya saya merasa mampu untuk menuliskan ‘akhir’ kisah saya dengan Giry. Mampu, [...]

Continue reading »

Merdeka untuk Menjadi Miskin

Selamat Hari Kemerdekaan yang ke-64, Republik Indonesia!

Merdeka adalah saat dimana kita bebas untuk berbangga menjadi diri sendiri, dan bukan malah malu dan berpura-pura menjadi orang lain.

Continue reading »

Cuma Hitam-Putih

Selamat tengah malam, saudara-saudara semuanya!
Akhir-akhir ini saya lagi ketagihan pake paket dari google. Google Chrome, Google Groups, Google Mail, Google Calendar, dan lain-lainnya. Entah kenapa saya selalu suka hal-hal yang bersifat keseragaman. Rasanya lebih mudah diatur dan lebih enak dilihat aja.
Keganjringan saya pada mbah Google ini kemudian mendorong saya untuk membuat suatu langkah besar dalam [...]

Continue reading »

suatu hari di tanggal 6 – UPDATED

Putriana Perwitasari Iriantono is no longer listed as single

Continue reading »

Letter for the only Iriantono’s man

29th January 2009, 00.35 am – Published in Facebook

Happy Birthday, Daddy!
Thanks for being the best father in this world..

Continue reading »