sindiran yang manis

Saya sangat suka cara mereka menyalurkan pendapat.. sangat kreatif!


Eniwey, politik merupakan salah satu bahasan favorit saya dan pacar. Waktu itu kami membahas tentang pemilu yang akan segera datang di tahun 2009 ini. Dan kami sama-sama bingung sendiri.

Pada intinya saya tidak setuju pada orang yang memilih golput. Memang benar, menjadi golput merupakan sebuah pilihan. Tapi dalam pandangan saya, ia adalah pilihan yang ‘mencari aman’. Tidak mau campur tangan dalam politik, dan nantipun kalau ternyata pemerintahan yang baru tidak sesuai dengan harapan, maka tidak usah merasa menyesal atau bersalah. Tapi sekali lagi, itu dalam pandangan saya.

Di negara tempat saya belajar, sebagian besar mahasiswa golput. BAGI PANDANGAN SAYA, ini semua terjadi sebagai rasa kecewa mereka. Tidak diperbolehkan menyentuh politik, maka sekalian saja tidak mau peduli pada politik. Sampai-sampai, yang saya dengar, mahasiswa yang menggunakan hak suaranya akan dibayarin tiket pp kampus-kampung halaman (disini nyoblosnya harus di daerah asal).

Kembali ke cerita saya dan pacar saya, kami berdua sama-sama setuju kalau Indonesia harus dipimpin militer. Indonesia, dengan keadaan yang sekarang, memerlukan pemimpin yang tegas dan PUNYA PENGARUH. Dan pengaruh, adanya di militer. Dan yang kami maksud adalah benar-benar militer, bukan militer yang seperti sipil.

Tetapi kami juga setuju, kalau membuat perubahan di suatu negara dalam waktu 5 tahun itu sangat mustahil. Pacar saya bilang, “Program 100 hari kerja aja gagal” dan saya menimbrungi “Jangankan 100 hari jadi Presiden, saya yang 100 hari jadi MPP aja belum bisa membuat perubahan apa-apa”. Dan kamipun setuju kalau pemimpin yang sekarang perlu diberi tambahan waktu untuk menyelesaikan misi dan visinya.

Jadi pada intinya, kami bingung. Yang jelas kami tidak akan golput.

Mudah-mudahan di pemilu kali ini Indonesia bisa menemukan nahkodanya. Yang bisa membawa kita keluar dari keterombang-ambingan ini.

Saya percaya, masa itu pasti akan datang. Dan saya berharap, masa itu adalah sekarang.

10 Responses to this post.

  1. Posted by puan on March 28, 2009 at 12:37 AM

    hehe..bingung ya..jangan takut put..banyak orang diluarsana yang bingung. mulai dari pemilih, sampai calon- calon yang siap dipilih jadi ikutan bingung kok.bahkan pemerintah ikutan bingung.jadi..pendapat saia, nikmati aja bingungmu put. krn jika orang yang baru pertama ikut pemilu [baca: pemilih pemula] tidak bingung,justru membingungkan.ada tandatanya besar..tentunya
    begitu put..

    yang pertama kali memang paling mendebarkan. setelah yang pertama, rasa penasaran bakal hilang dan berubah menjadi ‘biasa aja’. terimakasih sarannya.

    Reply

  2. assalamu alaikum wr. wb.

    Permisi, saya mau numpang posting (^_^)

    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/03/24/hukum-pemilu-legislatif-dan-presiden/

    sudah saatnya kita ganti sistem, semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukan…

    Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
    Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

    wassalamu alaikum wr. wb.

    salam. terimakasih rujukannya. menuju TKP segera! :mrgreen:

    Reply

  3. kalau warna hanya dua, hitam dan putih, berarti putri termasuk golongan hitam, karena sukanya kerja malam-malam, minumnya cola, makanya rawon. tuhkan hitam semua.
    oke setuju put jangan golput…golongan putri. heeheheheh

    hahaha bisa aja pak :)

    Reply

  4. Posted by nohara11 on April 5, 2009 at 9:04 AM

    sudah ada pilihan nie mbak???
    salam kenal….

    maaf baru update. salam kenal kembali.
    ya, saya sudah memilih :)

    Reply

  5. yahhh putri… mentang2 punya pacar… disebut2 terus… sampe tiga kali malah!

    bener put, jika golput atau goltam (golongan hitam) atau golbu (golongan abu2) makin banyak maka jalan menyimpang yang udah telanjur jadi pilihan pemerintah, bakalan terus menyimpang.

    namanya juga pilihan… beli emas aja ga bakalan pernah dapet 100% emas batangan murni, kecuali menambang sendiri :) itu pun dapetnya butiran kecil… harus rela terendam air berjam2 sampe kaki pucet, badan menggigil.
    eh sorry udah menyimpang terlalu jauh, dari pacar (lagi!) ke emas :)

    100% setuju bu :)
    aaah, sepertinya postingan selanjutnya saya harus lebih berhati2 dalam mengumbar :D

    Reply

  6. Posted by putria on April 17, 2009 at 6:30 PM

    bahasan golput mengunciku.

    ini bukan bahasan ala rumpian kecil di kamar mandi. atau selepas lelah, tak tahu mau bicarakan apa.
    seperti dirimu, adinda, aku percaya semua orang punya pilihan. dan seperti juga dirimu, aku selalu merasa tak ada salahnya memilih. bukannya abstain.

    katakanlah kecewa atau tak mengerti, tapi tetap saja ada masanya kita harus ikut turun dalam ranah politik.
    jika tidak berani sekarang, lalu kapan?
    ini cuma masalah kapan kesadaran itu muncul saja, adinda.

    mungkin, mereka yang belum memilih, belum menyadari penuh, pentingnya sebuah suara, bahwa hal kecil itu berpengaruh untuk mengubah hal besar.

    dan walaupun pemilu sudah lewat, dan aku dengan senang hati memberitahu bahwa aku ikut memilih, nada-nada sisa pemilu pun masihlah bergoyang.

    ini sebuah proses belajar.

    untuk bangsa.
    untuk kita.

    kalau benar kita generas iharapan yang diramalkan itu, tentunya ada nilai lebih dong pada diri kita?
    bukan sekedar tahu terima jadi saja.

    aku rindu kamu, adinda.
    dan entah di mana, kamu beserta logika cepat itu.

    take care yah.

    luv u.

    wah, panjang sekali ^^
    maaf baru update lagi. ya, saya juga rindu kakanda.
    sukses selalu disana ya :)

    Reply

  7. Posted by gwgw on April 26, 2009 at 12:18 AM

    setuju…sarkasme tidak diperbolehkan…..

    salam kenyal yaaa…mampir dong…:-)
    **ngarep-2**

    salam kenal kembali :)
    hmm. jadi ingat pelajaran bahasa indonesia di sekolah dulu. hehe.
    kalau sempat saya mampir ya, bung! terimakasih kunjungannya.

    Reply

  8. Memilih untuk tidak memilih salah satu,itulah inti dari golput.

    Ketika ketidak percayaan, ketika pilihan tidak ada yang sesuai dengan keinginan, ketika itulah golput di lakukan.

    Tnx

    biarlah anda golput dan saya tidak. karna jika semua orang didunia ini golput, maka siapa yang akan memutuskan masa depan bangsa kita? :D

    Reply

  9. put kok ga ada berita lanjutan? sibuk? ibu doain sukses deh

    hehe iya bu malah kemarin sempat kepikiran mau hapus blognya. tapi sekarang saya sudah kembali (lagi). amin ibuuu, makasih yaa :)

    Reply

  10. hai hai hai…

    ya? nyoblos dek?

    Reply

Respond to this post